IFC Minati Saham BNI
TEMPO Interaktif, Jakarta:-International Finance Corporation (IFC) menyatakan minatnya untuk membeli saham bank milik pemerintah yang akan dijual. Salah satu yang menjadi perhatian anak perusahaan Bank Dunia ini adalah penjualan 30 persen saham PT Bank Negara Indonesia Tbk., (BNI).
Principal Investment Officer Francois J. Grossas mengatakan saat inin pihak tengah serius mengamati proses pelepasan saham BNI yang akan dilakukan pemerintah bulan depan. Kendati begitu, dia mengaku belum bisa memastikan apakah ikut ambil bagian dalam proses tersebut. "Saat ini masih terlalu dini untuk mengatakan apakah kami akan ikut membeli saham BNI," kata Grossas di Jakarta Rabu (25/7).
Adapun, Country Manager IFC Adam Sack mengatakan dirinya telah membuat daftar panjang nama-nama perusahaan milik negara yang diincar untuk lahan investasi. "Kami punya dana yang banyak sekali," ujarnya tanpa mau menyebutkan nama perusahaan yang diincar
Menurut Sack, pemerintah perlu melanjutkan privatisasi sahamnya di badan usaha milik negara. IFC, kata dia, akan berpartisipasi dalam proses tersebut. “Kendati kami punya prioritas pilihan,” katanya.
Budiriza
Komentar (0)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Berita Utama Bisnis
- Pemerintah Tetapkan Harga Beli Kedelai
- Gaji Pilot Lion Air Sekitar Rp 45 Juta per Bulan
- Lion Air Berambisi Kuasai Penerbangan ASEAN
- Kenaikan Harga BBM Paling Lambat Seminggu Lagi
- Boediono: Jangan Panik Jelang Kenaikan Harga BBM
- Tarif Bus Menyusul Dua Hari Setelah Harga BBM Naik
- PT Kereta Api Terima Subsidi Rp 704,7 Miliar



