Pastikan Kesiapan Haji, Menteri Agama Kirim Dua Staf Ke Mekkah


Topik

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Menteri Agama Maftuh Basyuni mengirimkan dua stafnya ke Mekkah untuk memantau kesiapan pelaksanaan haji. Mereka adalah Direktur Jenderal Penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh Slamet Riyanto serta Direktur Pengelolaan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Sistem Inofrmasi Haji Abdul Ghofur Djawahir.

"Berangkat hari ini selama seminggu untuk memantau kesiapan katering, pemondokan, dan transport haji," ujar Menteri Agama, Kamis (26/7). Maftuh mengungkapkan ia tidak ingin kejadian katering haji yang kacau seperti tahun lalu terulang. "Nanti kalian ribut," katanya.

Sebelumnya, DPR menilai Departemen Agama telah lalai dalam mencari pemondokan haji, karena yang dipilih oleh pemerintah adalah pemondokan dengan kapasitas 180 jemaah. Mereka menganggap hal itu berpotensi memecah jemaah dalam satu kloter. Selain itu, jarak antara pemondokan dengan Masjidil Haram dinilai terlalu jauh.

Maftuh mengakui pemondokan tahun ini lebih jauh dari tahun sebelumnya. Namun, katanya, jauhnya pemondokan tidak bisa dielakkan. Sebab, katanya, plafon dana pemondokan haji Indonesia, yang diambil dari ongkos haji, hanya 200 ribu real. Sedangkan harga pemondokan yang dekat dengan Masjidil Haram harganya mencapai 3.000-3.500 real.

Ia menambahkan, saat ini banyak pemondokan di sekitar Mekkah yang tidak diisi karena tidak layak lagi. "Dua ratus ribu jemaah itu jumlah yang tidak sedikit. Tidak mungkin semuanya mendapat tempat di dekat Masjidil Haram," katanya. Reh Atemalem Susanti

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X