Australia Masih Curigai Dokter Haneef
TEMPO Interaktif, Sydney: Pengadilan Australia telah membebaskan Dokter Mohamed Haneef dari tuduhan terlibat dalam teror bom yang gagal di Inggris karena kekurangan bukti, tapi Menteri Imigrasi Australia Kevin Andrews hari ini masih mencurigainya.
Setelah dinyatakan bebas pada Jumat lalu, dokter muslim asal India itu segera pulang dengan menumpang sebuah pesawat terbang kelas satu dari Brisbane tadi siang. Lelaki berusia 27 tahun itu diperkirakan tiba di Bangalore, India, pada tengah malam ini.
Andrews menilai kepulangan Haneef yang buru-buru itu mencurigakan. "Jika ada (kecurigaan), (kepulangannya yang buru-buru) itu benar-benar menambah ketimbang mengurangi kecurigaan saya," kata dia kepada stasiun televisi swasta negerinya, Seven Network.
Haneef ditangkap pada 2 Juli lalu. Dia dituduh mendukung gerakan teroris karena memberikan kartu SIM telepon selulernya kepada sepupunya, Sabeel dan Kafeel Ahmad.
Para jaksa di Australia mengklaim kartu SIM itu ditemukan di mobil yang terbakar saat berupaya menerobos pintu gerbang utama Bandar Udara Glasgow pada 30 Juni lalu. Tapi belakangan, terungkap bahwa kartu itu sebenarnya ditemukan di sebuah apartemen di Liverpool, sekitar 300 kilometer dari Glasgow, tempat Kafeel Ahmed tinggal.
Kepala Kejaksaan Australia Damian Bugg akhirnya menyatakan bukti yang ada tak mendukung dakwaan terhadap Haneef, sehingga membebaskannya dari segala tuntutan dan penahanan.
Andrews kemudian menyatakan Haneef bebas meninggalkan negerinya, tapi visa kerjanya tetap dicabut. Akibatnya, Haneef tak bisa kembali bekerja di Gold Coast Hospital, Queensland, padahal banyak pihak, termasuk rumah sakit itu, meminta sang dokter kembali bekerja di sana.
l AFP | AP | BBC | IWANK
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Kiki Amalia Terima Dana dari Fathanah via BCA
- Mobil-mobil Keren di Film `Fast & Furious`
- Pengacara PKS Bungkam Soal Pelat Nomor Palsu
- Dahlan Iskan Semangati 10 Ribu Guru di Bogor
- Karena Cantik, Wanita ini Tidak Bisa Bekerja
- Wapres Barcelona: Mourinho Itu Momok bagi Spanyol
- Jokowi: Siapa Saya, Kok Dibikinin Film?













