70 Persen Perusahaan Pakai Piranti Lunak Bajakan
TEMPO Interaktif, Jakarta:
70 persen dari total penggunaan piranti lunak atau
Server Product Manager PT Microsoft Indonesia, Adrian Anwar, mengatakan sebagian besar perusahaan itu tidak menyadari bila mereka menggunakan piranti lunak yang tidak berlisensi resmi. "Mereka tidak mengerti karena mereka hanya tinggal memakai saja,” kata Adrian di Jakarta, Selasa (7/8).
Selama lima tahun terakhir, kata Adrian, Microsoft menjalankan program software asset management untuk mengurangi penggunaan piranti lunak bajakan di kalangan perusahaan. Materi awalnya adalah memberi pendidikan gratis kepada para kalangan perusahaan tentang cara membedakan piranti lunak asli dan bajakan.
MUSLIMA HAPSARI
Komentar (1)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Editor's Choice
- Platini: Israel Juga Berhak Main Bola
- Seorang Pelajar di Bima Todong Polisi dengan Pistol
- Ini Cara Rumah Sakit Bisa Ambil Untung dari KJS
- Ini Penyebab Rumah Sakit Swasta Ributkan Soal KJS
- Polisi Pelototi Pelat Nomor Kendaraan Pembeli BBM
- Harga BBM Naik, Sorgum Alternatifnya
- KRL Ekonomi Dapat Subsidi Terbanyak
Berita Utama Bisnis
- Bisnis MLM QNet Diduga Tipu Rp 1,6 Miliar
- Rapat Paripurna APBN Perubahan Diwarnai Interupsi
- Pekan Depan, Harga BBM Pasti Naik
- Golkar: Jika BBM Naik, Papua Akan Mendapat Berkah
- Soal Kondom Meoong, Ini Kata Ketua Forum Pemred
- Cuaca Buruk, Bandara Adisucipto Ditutup
- Mark Zuckerberg Dicecar Pemilik Saham Facebook


