Jepang Ingin Soal Penculikan Jadi Agenda KTT Korea
TEMPO Interaktif, Seoul: Jepang kemarin menyerukan Konferensi Tingkat Tinggi Inter Korea memasukkan masalah penculikan.
Hubungan Jepang dengan Korea Utara memanas terkait tudingan emosional penculikan oleh negeri komunis itu atas warga sipil Jepang pada tahun 1970-an dan 1980-an karena kegiatan mata-mata.
Jepang ingin memasukkan isu itu pada KTT yang berlagnsung 28-30 Agustus mendatang yang diumumkan Presiden Korea Selatan Roh Moo-Hyun dan Pemimpin Korea Utara Kom Jonng-Il.
"Masalah penculikan sangat penting buat Jepang," kata Perdana Menteri Shinzo Abe, di Tokyo. "Kami harus menyelesaikan masalah itu," tegas Abe. "Saya sudah perintahkan Menteri Luar Negeri (Taro) Aso memberitahukan Korea Selatan betapa kuat keinginan dan opini Jepang." AFP/dwi arjanto
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Kementerian Kehutanan Gandeng TNI untuk Merehabilitasi Hutan
- 150 Tahun Pastur Van Lith Dirayakan
- Australia Kembangkan Gas Dari Kotoran Babi
- WHO Antinegosiasi Dengan Industri Tembakau
- Luthfi Hasan Diduga Punya Tanah 2 Hektare di Bogor
- Freeport Berhenti, Negara Rugi US$ 1,82 Juta/Hari
- Dahlan Iskan: KJS Ditolak, Askes Dievaluasi













