Pemerintah-BI Waspadai Gejolak Global
TEMPO Interaktif, Jakarta:Mewaspadai dampak gejolak ekonomi global, pemerintah dan Bank Indonesia mempererat koordinasi kedua lembaga. Hal itu, terungkap seusai breakfast meeting di Gedung Radius Prawiro, Bank Indonesia, Jakarta, hari ini.
Acara yang tertutup bagi pers itu dihadiri Menteri Koordinator Perekonomian Boediono, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan jajaran Dewan Gubernur BI.
Beberapa pejabat eselon satu Departemen Keuangan dan Chairman Forum Stabilitas Sistem Keuangan (FSSK) Raden Pardede pun turut serta.
Pemerintah dan BI menggunakan FSSK sebagai medium koordinasi itu. Forum itu, menjadi semacam protokol bagi kedua pihak untuk bersama-sama menjaga momentum (pertumbuhan ekonomi) saat ini supaya tidak terjadi gangguan atau perubahan yang tidak perlu.
"Kami punya FSSK. Kami melakukan mekanisme untuk meneliti apakah ada kerawanan atau tidak (dari gejolak global ini). Potensinya di mana, dan kalau (perlu) ada perubahan kebijakan, bagaimana koordinasinya," kata Sri Mulyani saat dicegat wartawan seusai acara.
AGUS SUPRIYANTO
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Tak Steril, Stasiun UI Tak Akan Dipakai Per Juni
- 2015, Taman BMW Jadi Stadion Taraf Internasional
- Kini Senjata Api Rakitan Bisa Dibuat dari Plastik
- Kasus Potong 'Burung' Tak Hanya di Tangerang
- Kakek 80 Tahun Sukses Taklukkan Everest
- Abah Landoeng, Kakek Relawan Anti-Korupsi
- Inilah Skuad Belanda untuk Hadapi Indonesia
Berita Utama Bisnis
- Dahlan: Lima Holding Saja Sudah Alhamdulilah
- Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes
- DPR Minta Konstruksi Terowongan Freeport Diaudit
- Impor Mesin Domestik Sulit Ditekan
- Indonesia Butuh 2 Kawasan Industri Aviasi Terpadu
- Pemerintah Ajukan Dana BLSM Rp 11,6 Triliun
- 22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah














