Pembatasan Tarif Seluler Batal


TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah tidak jadi membatasi tarif telekomunikasi seluler karena akan terbentuk sendiri lewat mekanisme pasar.

Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi Departemen Komunikasi dan Informatika, Basuki Yusuf Iskandar, mengatakan pengaturan tarif batas atas dan bawah untuk telekomunikasi seluler justru akan merugikan pelanggan.

Pasalnya, tarif telekomunikasi cenderung menurun karena teknologi yang digunakan bakal semakin murah. "Jadi, kalau dibatasi maka tarif tidak akan turun akibat terbentur regulasi," kata Basuki di Jakarta, hari ini.

Namun untuk layanan telepon tetap kabel, pemerintah akan menerapkan aturan tarif batas atas. Sebab layanan ini adalah jasa teleponi dasar dan hanya ada satu operator yang memiliki jaringan.

Pemerintah, kata Basuki, akan mengeluarkan skema penghitungan tarif untuk menjamin kompetisi dilakukan secara benar tanpa ada operator yang melakukan dumping harga. Sehingga, operator tetap bisa mengembangkan layanan meskipun tarifnya murah.

Eko Nopiansyah

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X