Buku Biografi Soeharto Diluncurkan

TEMPO Interaktif, Jakarta:


Buku biografi Soeharto dengan judul 'Soeharto the life and legacy of Indonesia's Second President' karya Retnowati Abdulgani-Knapp diluncurkan di Museum Nasional, Jakarta semalam.

Dalam acara itu, panelis Sosiolog Imam B Prasodjo menyatakan, harta milik yayasan Soeharto harus segera dituntaskan kepemilikannya. "Masalah yang sedang dihadapi Indonesia adalah masalah ekonomi, harta itu berguna untuk memulihkan ekonomi Indonesia," ujarnya. Oleh karenanya, kata dia, biar pengadilan yang menentukan status hukum harta-harta milik Soeharto.

Panelis lain, pengamat Politik dari Central Strategic of Internasional Studies (CSIS) J. Kristiadi menyatakan status Soeharto harus dipastikan dalam sejarah Indonesia. "Supaya jelas apa dia bersalah atau tidak," kata dia.

Retnowati menyatakan, peluncuran karyanya dalam edisi Indonesia ini bukan mengambil momentum ramainya pengadilan kasus yayasan Soeharto. "Saya menulisnya tiga tahun lalu," ujar putri Ruslan Abdul Gani sambil menyebutkan kedekatannya dengan Soeharto yang mendorongnya menulis buku itu.

Pada acara itu, beberapa menteri orde baru tampak hadir, antara lain, mantan menteri Perumahan Rakyat Siswono Yudohusodo, mantan Menteri Pendidikan Nasional Wardiman Djojonegoro dan mantan menteri Agama Tarmizi Taher.

Muhammad Nur Rochmi