Mudah Terbakar, Nokia Tarik 46 Juta Baterai Ponsel
TEMPO Interaktif, Helsinki:
Nokia Corp. akan menarik sekitar 46 juta baterai yang digunakan oleh telepon selular yang diproduksinya. Pasalnya, di seluruh dunia telah terjadi 100 kasus baterai panas dan terbakar ketika diisi ulang dayanya.
Baterai yand diproduksi oleh Matsuhita itu berjenis lithium-ion dengan model BL-5C dan digunakan di 14 tipe ponsel Nokia, termasuk tipe high end N70 dan N91. Baterai tersebut dibuat antara Desember 2005 hingga November 2006.
Akibat penarikan baterai ini, analis Richard Windsor dari Nomura memperkirakan Nokia menderita kerugian sekitar US$137 juta. Juru bicara Matsushita Akira Kadota mengatakan belum mengetahui berapa besar biaya penggantian yang akan dibayarkan kepada Nokia.
"Saat ini masih dalam tahap perundingan," kata Kadota seperti dikutip dari reuters. Manurut Kadota, masalah baterai bukan terletak pada modelnya namun pada proses manufaktur yang diduga terjadi kesalahan.
Tahun 2003, organanisasi perlindungan konsumen Belgia mengatakan beberapa jenis baterai Nokia mudah korslet namun perusahaan asal Finlandia itu membantah tuduhan tersebut.
MUSLIMA HAPSARI|REUTERS
Komentar (0)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Berita Utama Metro
- Jokowi Evaluasi PRJ Monas Hari Ini
- Pengamat: KJS Pangkas Pemborosan di Rumah Sakit
- Polisi Lepas Pelajar Pendemo Kenaikan BBM
- Jokowi Kucurkan Rp 291 Miliar untuk Kampung Betawi
- Jokowi Tak Setuju BLSM, Ini Kata Mendagri
- Jokowi Diminta Perbarui Data Acuan Ina-CBGs KJS
- Mereka Tertolong dengan KJS ala Jokowi-Ahok



