Anggaran Departemen Perhubungan Naik 64,1 Persen


TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah menaikan anggaran belanja tahun depan untuk Departemen Perhubungan sekitar 64,1 persen dari Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan, menjadi Rp 16,2 triliun.

Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal mengatakan alokasi anggaran sudah cukup besar. "Ini merupakan anggaran yang besar, tapi pengawasannya juga besar," katanya usai rapat paripurna pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di DPR.

Anggaran tersebut sebagian besar akan disalurkan untuk mendanai sektor perkertaapian dan bandar udara. "Untuk sektor kereta api, kami memfokuskan pembangunan sarana prasarana di wilayah Jawa dan Sumatera," katanya. Departemen Perhubungan berencana memperbaiki rel kereta api, lokomotif, gerbong dan sinyal kereta api.

Selain itu, departemen ini juga akan membangun bandar udara di Kualanamu, Medan, dan menyelesaikan pembangunan bandara Hasanuddin, Makassar. "Selain itu, 27 bandara akan dibangun di daerah perbatasan, daerah terpencil dan rawan bencana," katanya menjelaskan.

Pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk 135 paket fasilitas bantuan pengamanan dan pelayanan penerbangan, 259 paket fasilitas penerbangan di bandara dan penyediaan pelayanan angkutan laut perintis dan penumpang kelas ekonomi yang tersebar di 18 provinsi.

AGUSLIA HIDAYAH

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X