Bulog Akan Pangkas Impor Beras 200 Ribu Ton
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:Perum Bulog berancang-ancang untuk memangkas jumlah impor beras pada tahun ini. Langkah ini diambil untuk memaksimalkan pengadaan beras dari para petani.
Direktur Utama Perum Bulog Mustafa Abubakar mengatakan, langkah ini akan dieksekusi jika kondisi suplai beras dalam negeri tidak terganggu bahaya kekeringan.
"Kita mungkin tidak perlu sampai mengimpor 1,5 juta ton. Cukup 1,3 juta ton saja, selebihnya digeser ke tahun depan," kata Mustafa kepada pers di Gedung DPR/MPR.
Menurut Mustafa, kontrak impor yang telah dibuat hingga akhir tahun memang sekitar 1,5 juta ton. Tapi tidak berarti seluruh kontrak itu akan digunakan.
Saat ini, stok beras Bulog sudah mencapai sekitar 1,67 juta ton. Ini bisa bertahan hingga delapan bulan nanti. Targetnya, stok ini akan ditambah hingga dua juta ton.
Impor beras tahun ini, lanjut dia, sudah mencapai sekitar 734 ribu ton. Pemerintah sendiri masih mengupayakan untuk membeli beras lokal sebanyak 200 ribu ton dalam empat bulan ke depan.
BUDIRIZA
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Angelina Jolie Tanpa Bra Versi Pelukis Swedia
- Duel Kunci Borussia Dortmund Vs Bayern Muenchen
- Petro China Tegaskan Sumur Migasnya Kantongi Izin
- FOTO: Ditabrak Burung, Pesawat Mendarat Darurat
- Pertumbuhan Sel Otak Hapus Memori Masa Batita
- Dortmund Vs Bayern: Final Komplet Buat Klopp
- Ahok: KJS Baru Jalan Sudah 'Diributin'
Berita Utama Bisnis
- Sistem Jaringan Bandara Soetta Alami Gangguan
- Agus Marto Dilantik Jadi Gubernur Bank Sentral Hari Ini
- Harga BBM Naik, Golkar Setuju Ada BLSM
- UMR Naik Diklaim Bikin UKM Tutup
- Gerindra Tak Bangga Ekonomi Tumbuh 6,2 Persen
- Krakatau Steel Pastikan Proyek Posco Tetap Lancar
- Dahlan Minta Konsep Jalan Layang Tol Dimatangkan













