Thailand Permudah Pendirian Partai Baru
TEMPO Interaktif, Bangkok: Thailand kemarin mempermudah buat para politisi membentuk partai baru untuk pertamakalinya pasca kudeta tak berdarah September tahun lalu.
Pemimpin junta, Sonthi Boonyaratglin dilaporkan juga berniat membuat satu partai baru sebagai kendaraan politik buat pencalonannya sebagai perdana menteri.
Aturan hukum pendirian partai baru telah disetujui parlemen satu bulan lalu, tapi Raja Bhumibol Adulyadej baru menekennya sekarang sebagai Undang-undang.
Juru bicara pemerintah, Yongyuth Maylarp kepada AFP kemarin di Bangkok menyebut Undang-undang itu efektif secepatnya setelah dipublikasikan secara resmi. "Para politisi bisa mendaftarkan aplikasi untuk partai baru kepada Komisi Pemilihan Umum sehari setelah resmi diumumkan sebagai lembaran negara," kata Maylarp.
Sementara itu beberapa pejabat komisi pemilihan menyebut butuh sedikitnya satu bulan buat partai baru memperoleh persetujuan pemerintah. AFP/dwi
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Abah Landoeng, Kakek Relawan Anti-Korupsi
- Inilah Skuad Belanda untuk Hadapi Indonesia
- Kak Seto: Darin Mumtazah Harus Diperlakukan Khusus
- Kasus Blok A, Ahok Tak Gentar Hadapi Djan Faridz
- Pembunuh Tentara Dituntut 14 Tahun 6 Bulan Penjara
- Dua Kakek Bersaing Menjadi Pendaki Everest Tertua
- Gita Wirjawan Rajin ke Daerah, Bekal Nyapres?
Berita Utama Dunia
- Iran Melarang Perempuan Jadi Presiden
- Pemilu Iran, Rafsanjani dan Mashaei Dilarang Ikut
- Pemenang Lotere Rp 5,7 Triliun Masih Misterius
- Rekaman Paus Berdoa Usir Setan Dibantah Vatikan
- Hukuman Rios Montt Dimentahkan Pengadilan Tinggi
- 10 WNI Selamat dari Amukan Tornado di Oklahoma
- Tornado Oklahoma Baru 'Pemanasan' Saja













