Pohon Jati Usia 1,5 Abad Terlelang Rp 1 Milyar


TEMPO Interaktif, Blora: Perum Perhutani Kabupaten Blora menjual satu pohon jati berusia lebih dari satu setengah abad seharga Rp 1 miliar. Pohon yang tumbuh di areal hutan jati di Gubug
Payung, Desa Temengeng, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjadi penjualan jati termahal di Indonesia. “Bahkan mungkin termahal di dunia," kata Direktur Utama Perum Perhutani Transtoto Handadari
menjelang proses jual beli di hutan Gubug Payung, Kamis (23/8) siang.

Pohon jati tersebut memiliki diameternya sekitar 3 meter, dengan lingkar keliling 7 meter. Sedangkan tingginya mencapai 25 meter. Umur kayu jati bisa diperkirakan dari lingkar lapisan kayu yang bisa dilihat setelah kayu dibelah. "Satu lapis kayu, bisa menunjukkan satu tahun. Artinya, lapisan di kayu sudah ratusan jumlahnya," kata Transtoto.

Pohon jati di areal cagar alam Gubug Payung mendapat pengamanan ketat dan tidak bisa sebarangan ditebang. Tetapi, pada tahun 2005, pohon itu tersambar petir dan terbakar hingga mati. Setelah dilakukan penelitian, dan proses alami selama dua tahun, pohon jati itu tidak bisa diselamatkan. Akhirnya Perhutani memutuskan untuk melelang. Dua pengusaha atas nama Syaikuni dari Ngawi dan Bobi Wibowo dari Blitar, berani membeli senilai Rp 1 miliar. Sujatmiko

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X