Peluru di Perut Brigadir Dua Vera Sudah Diambil
TEMPO Interaktif, Semarang:Peluru yang bersarang di perut Brigadir Dua Vera Baranur sudah diambil oleh tim dokter Rumah Sakit Dokter Kariadi, Semarang. Operasi dilakukan semalam sekitar pukul 20.00 WIB.
Juru Bicara Rumah Sakit Dokter Kariadi Semarang Muhammad Alfan mengaku tidak tahu jenis peluru yang bersarang di perut wanita berusia 22 tahun itu. Saat ini, Vera masih dirawat di Ruang ICU Rumah Sakit Dokter Kariadi. Kondisinya sudah stabil.
Hingga pagi ini Vera belum bisa berkomunikasi secara baik. "Komunikasi belum diperbolehkan, kecuali para petugas untuk melaksanakan pemeriksaan," kata Alfan. Ruang ICU yang digunakan untuk merawat Vera masih dijaga oleh para petugas Provost. "Ini demi keamanan," katanya.
Bripda Vera yang sehari-hari menjadi petugas di Akademi Kepolisian Semarang ditemukan warga dengan luka tembak di perut, pada Sabtu (25/8) siang lalu. Peristiwa ini terjadi di rumah kontrakan kekasih Vera, Bripda Asep Dani, 23 tahun, yang juga anggota Brigadir Mobil di Semarang.
Kepolisian Daerah Jawa Tengah menduga Vera terkena tembakan karena kecelakaan. Sebelum musibah terjadi, Vera hendak mengambil seprai dari lemari di kamar Asep. Dia tidak tahu di dekat seprai ada senjata, yang kemudian jatuh dan meletus. "Lalu ada peluru yang mengenai dada Vera," kata Juru Bicara Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Syahroni di Semarang Ahad lalu.
ROFIUDDIN
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Inilah Skuad Belanda untuk Hadapi Indonesia
- Kak Seto: Darin Mumtazah Harus Diperlakukan Khusus
- Kasus Blok A, Ahok Tak Gentar Hadapi Djan Faridz
- Pembunuh Tentara Dituntut 14 Tahun 6 Bulan Penjara
- Dua Kakek Bersaing Menjadi Pendaki Everest Tertua
- Gita Wirjawan Rajin ke Daerah, Bekal Nyapres?
- FOTO Toyota Alphard Milik Luthfi Hasan Ishaaq
Berita Utama Bisnis
- Indonesia Butuh 2 Kawasan Industri Aviasi Terpadu
- Pemerintah Ajukan Dana BLSM Rp 11,6 Triliun
- 22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah
- Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi
- Hari Ini, Chatib Basri Bahas APBN Perubahan 2013
- Freeport Berhenti, Negara Rugi US$ 1,82 Juta/Hari
- ESDM: Seluruh Korban Longsor Freeport Ditemukan














