Flu Burung Belum Menular Antar Manusia


TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menyatakan flu burung belum menular antar manusia. "Kalau sudah ada penularan antar manusia (human to human), pasti korbannya ribuan, bukan ratusan lagi," katanya dalam jumpa pers di Gedung Departemen Kesehatan, kemarin.

Sebelumnya, Ira Longini dan tim dari Fred Hutchinson Cancer Research Center dan University of Washington, Seatle, Amerika, menyatakan telah terjadi penularan flu burung dari manusia ke manusia. Pernyataan itu didasarkan pada hasil penelitian pada keluarga Ginting di Karo, Sumatera Utara, tahun 2006. Dalam keluarga itu, tujuh orang tertular virus H5N1 dan enam meninggal dunia.

Siti mempertanyakan hasil penelitian pada 2006 itu, karena hanya berdasarkan sampel kecil. "Metodenya juga hanya statistik," katanya.

Sampai saat ini, situasi flu burung di Indonesia masih fase tiga sesuai kriteria dari Badan Kesehatan Dunia. Fase tiga adalah penularan dari unggas ke manusia dalam jumlah dan wikayah yang terbatas. Sedangkan fase empat adalah penularan dari unggas ke manusia dalam jumlah banyak dan wilayah yang lebih luas. Penularan antar manusia ada di fase lima.

Siti mengatakan, Badan Kesehatan Dunia juga telah memastikan tak terjadi penularan flu burung antar manusia. Kepastian ini didasarkan pada Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit (Center for Disease Control and Prevention) di Atlanta, Amerika Serikat. Indonesia telah mengirimkan contoh virus H5N1 asal Indonesia. "Termasuk kasus di Bali kami kirim untuk menunjukkan tak ada penularan antar manusia," katanya.

Ia menduga, penyebaran informasi penularan antar manusia sengaja dilakukan untuk mencegah orang asing datang ke Indonesia. Apalagi, Desember nanti di Bali akan ada pertemuan internasional untuk membahas perubahan iklim.

Tapi, Siti mengatakan tak akan menuntut para peneliti itu. Alasannya, para peneliti mempunyai kebebasan melakukan penelitian sesuai cara atau metode sendiri. "Para peneliti tak bisa dituntut. Kami pun menghargai kebebasan meneliti," ujarnya.

Pemerintah, kata Siti sudah menyiapkan vaksin flu burung untuk manusia. Tapi, saat ini masih dalam pengujian. Kemungkinan, akhir September ini selesai. PRAMONO

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X