Topik
Infografis
Dalam dua pekan, Polisi Tangkap 243 Preman
TEMPO Interaktif, Bandung:Dalam dua pekan terakhir, Polres Bandung Tengah telah menangkap 243 preman dalam operasi Sadar Lodaya 2007. "Termasuk geng motor," kata Kepala Polres Bandung Tengah AKBP Mashudi di Bandung, Kamis (6/9).
Menurut dia, lebih dari setengahnya, yakni 145 orang yang ditangkap polisi adalah anggota geng motor. Menurut Mashudi, aksi kriminal yang dilakukan geng motor itu saat ini tergolong paling menonjol.
Anggota geng motor yang ditangkap itu merupakan pengembangan dari delapan kasus kejahatan. Terakhir, jelas Mashudi, pengeroyokan yang dilakukan kelompok geng motor di atas Jembatan Layang Paspati pada Minggu (2/9) dini hari lalu.
Pada kejadian itu, sekelompok geng motor berjumlah 30 orang mengeroyok belasan orang yang sedang nongkrong di jembatan layang menikmati pemandangan Bandung. Satu di antaranya luka parah akibat bacokan parang.
Dua anggota geng motor pelaku pengeroyokan itu ditahan, 11 orang masuk daftar pencarian orang. Salah satu tersangka merupakan pelaku kejahatan serupa yang pernah menjalani hukuman percobaan.
Menurut Mashudi, polisi sendiri menginginkan agar aksi kriminal yang dilakukan geng motor agar dihukum berat. "Kalau bisa hukum (berat), jangan melihat itu (pelaku masih di bawah umur), karena perbuatannya mereka harus dihukum setimpal," katanya.
Terdapat empat kelompok geng motor yang menurutnya meresahkan di Kota Bandung. Yakni kelompok XTC, GBR, Briges, dan Moonraker. "Ini geng motor yang selama ini bikin masalah," kata Mashudi.
Ahmad Fikri