IHSG Bergerak Terbatas
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Analis valuta asing Alfiansyah memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak terbatas. Sebab pasar regional masih kurang mendukung pergerakan indeks. "Dow Jones negatif dan Nikkei ditutup pada posisi yang cukup dalam," ujar Alfiansyah kepada Tempo pagi ini.
Menurut dia, indeks bisa terkoreksi positif jika pelaku pasar dalam negeri bisa melihat sentimen-sentimen positif yang mendukung indeks. "Bila dalam negeri positif dan global negatif, pergerakannya bisa mix/I>," ujarnya.
Dalam perdagangan hari ini, ia memperkirakan indeks akan bergerak pada kisaran 2221-2259. Sedangkan pergerakan kurs rupiah yang sebelumnya ditutup pada level Rp 9.398 diperkirakan fluktuatif. Rupiah kini berada di posisi middle line atau netral. "Bisa apresiasi dan depresiasi," kata dia. Karenanya, pergerakan rupiah masih berkisar di level Rp 9.386 - Rp 9.421.
Alfiansyah menjelaskan, pelaku pasar valas sedang menunggu sidang The Fed pada 21 Septemeber mendatang. "Kemungkinan suku bunga akan diturunkan untuk meredam short prime mortgage," ujarnya. Penurunan 25 basis point akan membuat pasar saham bersikap positif.
Rieka Rahadiana
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Lepas Empat Istrinya, Eyang Subur Tak Perlu Cerai
- Muslim Myanmar Hanya Boleh Punya 2 Anak
- Djokovic Bisa Jegal Nadal di Semifinal
- Saksi Penyerangan Cebongan Tak Mau Beri Keterangan
- MI5 Dituding Coba Rekrut Tersangka Kasus Woolwich
- Bupati Aceh Utara Dianggap Berpikiran Sempit
- FOTO: Pamer Aksi Bintang Dunia di Singapura
Berita Utama Bisnis
- Ini Lima Fokus Agus Marto sebagai Gubernur BI
- Sistem Jaringan Bandara Soetta Alami Gangguan
- Agus Marto Dilantik Jadi Gubernur Bank Sentral Hari Ini
- Harga BBM Naik, Golkar Setuju Ada BLSM
- UMR Naik Diklaim Bikin UKM Tutup
- Gerindra Tak Bangga Ekonomi Tumbuh 6,2 Persen
- Krakatau Steel Pastikan Proyek Posco Tetap Lancar














