Data Korban Masih Simpang Siur


Grafis Terkait

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Departemen Sosial mengeluarkan data resmi mengenai gempa yang terjadi Rabu sore (12/9 di Bengkulu. "Soal lainnya, terutama korban, kami masih tunggu konfirmasi agar berita tidak simpang siur," kata Kepala Sub Direktorat Tanggap Darurat, Andi Hanindito kepada Tempo, di Posko Penanggulangan Bencana Departemen Sosial malam tadi.

Setelah gempa pertama pukul 18.10, tercatat telah terjadi enam kali gempa susulan. Pertama pukul 19.21 di 154 kilometer Barat Daya Painan, Sumatera Barat dengan kekuatan 5,7 skalarichter.

Disusul pukul 20.02 di 113 kilometer Barat Daya Sungai Penuh, Jambi berkekuatan 6,1 skalariichter, pukul 20.17 di 191 kilometer Barat Daya Bengkulu berkekuatan 5,6 skalarichter, pukul 20.53 di 134 Barat Daya Lais Bengkulu, pukul 21.04 di 187 kilmeter tempat yang sama dan terakhir pukul 21.40 di 76 kilometer tempat yang sama.

Tercatat 2 orang meninggal dunia dan 9 luka berat. Sementara di Sumatera Barat terdapat 2 orang luka berat yang dirawat di Rumah Sakit M Jamil. Data ini berbeda dari sebelumnya, yang menyatakan terdapat 7 korban tewas dan belasan luka-luka.

Jumlah kerusakan dan pengungsi, kata Andi, masih belum dipastikan. "Masih dalam pendataan," ujarnya.

Departemen Sosial telah mengerahkan bantuan dari daerah sekitar, yaitu Lampung, Sumatera Selatan dan Jambi yang disalurkan melalui darat. "Juga dikerahkan 20 orang taruna siaga bencana dari Palembang yang akan berangkat pukul 10 besok pagi," ujar Andi.

Warga dapat menerima bantuan di kantor Dinas Sosial Bengkulu Jalan Basuki Rahmat nomor 4, Bengkulu. Sementara di Padang, berada di Jalan Khatib Sulaiman nomor 5.

Departemen Kesehatan menyalurkan 1 ton obat-obatan, 3 ton bahan makanan pendamping air susu ibu dan 1 ton makanan siap saji. Sementara TNI menyiapkan 2 unit pesawat C130 Hercules, 4 helikopter dan 2 pesawat lain.

Direncanakan pada Kamis pagi pukul 10 Wib Menteri Sosial Bachtiar Chamsah beserta Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie akan meninjau langsung ke lokasi kejadian di Bengkulu. Rombongan akan berangkat dari Bandara Halim Perdanakusumah. Reza M

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X