Listrik Bengkulu Pulih 90 Persen

TEMPO Interaktif, Jakarta:Listrik Bengkulu sudah pulih 90 persen. Direktur Transmisi dan Distribusi PT PLN (Persero), Herman Darnel Ibrahim, mengatakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Muko Muko (5,8 MW) dan jaringannya pada Sabtu (15/9) pulih 100 persen.

Pembangkit ini terletak di daerah perbatasan antara Sumatera Barat dan Bengkulu. Tangki bahan bakar pembangkit listrik tersebut roboh pada saat gempa beberapa waktu lalu. Selain itu, beberapa jaringan distribusi rusak sehingga memadamkan listrik di wilayah Bengkulu Utara, Muko Muko, Argamakmur, Kabupaten Takiang dan Lahat.

"Pembangkit yang terisolasi dan jaringan Muko Muko hari ini selesai 100 persen," kata Herman dalam pesan pendeknya kepada Tempo, Sabtu (15/9).

Menurut Herman, PLN hari ini konsentrasi perbaikan listrik ke Argamakmur dengan target besok (16/9) pulih 100 persen. "Tempat-tempat lainnya sudah 100 persen menyala," ujarnya.

Sementara itu, kelistrikan Mentawai juga sudah mulai pulih. Akibat gempa, sekitar 3.000 konsumen mengalami pemadaman listrik karena beberapa PLTD rusak dan terendam air, trafo listrik miring.

Herman mengatakan Kota Tua Pejat besok ditargetkan sudah pulih 100 persen. Saat ini perbaikan jaringan listrik di Kota Tua Pejat baru mencapai 50 persen. Namun, perbaikan jaringan di luar kota Tua Pejat diperkirakan membutuhkan sekitar 3-4 hari. "Hari ini akan ditambah kirim tiga tim dari Padang dan tiga tim bantuan dari PLN Distribusi Jabar," Herman menambahkan.

Sedangkan di Sumatera Utara, semua pembangkit sudah pulih seperti sebelum gempa.

Sebelumnya diberitakan, PLN diperkirakan menderita kerugian kerusakan infrastruktur senilai hampir Rp 5 miliar akibat gempa yang mengguncang Sumatera, Rabu (12/9) dan Kamis (13/9) lalu.

Nieke Indrietta