Topik
Infografis
KNKT Selesaikan Investigas Kecelakaan Garuda di Yogyakarta
TEMPO Interaktif, Jakarta:Komite Nasional Keselamatan Transportasi telah menyelesaikan investigasi kecelakaan pesawat Garuda Indonesia di Yogyakarta pada Maret lalu. Laporan final hasil investigasi akan diumumkan pada 22 Oktober mendatang.
Proses investigasi mulai dari penyusunan preliminary report, laporan draf akhir, sampai proses memintakan komentar pihak terkait praktis sudah rampung. "Sekarang tingal merapikan laporan," kata Ketua KNKT Tatang Kurniadi, di Jakarta, Kamis (20/9).
Peristiwa nahas pesawat Garuda Indonesia terjadi saat mendarat di Bandara Adisucipto Yogyakarta dari Jakarta. Saat itu pesawat terbakar sehingga menewaskan 21 penumpang dan satu awak kabin. Dalam laporan awalnya, KNKT menyatakan pesawat Garuda mendarat keras.
Anggota tim investigasi, Soerjanto Tjahyono, mengatakan, kotak hitam pesawat itu sudah menjalani dibaca di Australia dan Amerika Serikat. "Menambah data-data lapangan," kata dia.
Terkait kasus kecelakaan itu, sebelumnya Tatang mengemukakan perihal adanya 25 rekomendasi dalam draft final report yang disampaikan ke pihak terkait termasuk Boeing Co sebagai produsen pesawat dan maskapai bersangkutan, Garuda Indonesia.
Rekomendasi antara lain menyangkut masalah kapasitas pilot, dan permintaan agar pengelola bandara membangun jalan bagi kendaraan pemadam kebakaran. Dalam kecelakaan Garuda itu, ditemukan bahwa Bandara Adisutjipto Yogyakarta tidak memiliki jalur khusus bagi kendaraan pemadam kebakaran sehingga menyulitkan evakuasi.
Harun Mahbub