Balita Gizi Buruk di Depok Meningkat Tajam

TEMPO Interaktif, Depok:
Balita yang mengalami gizi buruk dan gizi kurang di Depok meningkat dua kali lipat selama setahun terakhir. "Agustus tahun lalu sekitar 300 balita, data sementara tahun ini sudah 600 balita," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Mien Hartati, Kamis (20/9).

Namun, menurut Mien, tidak ada kondisi balita yang kritis dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. "Hanya perbandingan antara berat badan dan tinggi badan yang dibawah normal," katanya.

Oleh karena itu, Dinas Kesehatan memberikan program pemberian makanan tambahan selama 90 hari. Pada 30 hari pertama diberikan susu, bubur, atau biskuit bayi. Sedangkan pada 60 hari kemudian diberikan menu makanan lokal dengan anggaran Rp 4 ribu per balita per hari.

Dinas Kesehatan masih mengumpulkan data dari Puskesmas untuk mendapatkan data terakhir balita gizi buruk dan gizi kurang. Pihaknya juga akan mendata penyebab peningkatan ini.

Sofian