BKKBN Kembangkan Alat Kontrasepsi Oral
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Sugiri Syarief mengatakan pihaknya tengah bekerja sama dengan Bambang Prayoga dari Universitas Airlangga untuk mengembangkan alat kontrasepsi secara oral.
"Alat kontrasepsi tersebut dibuat dari tanaman gandarusa, kata dia saat meluncurkan Hari Kontrasepsi se Dunia, Rabu. Saat ini, percobaan telah dilakukan pada tikus di laboratorium.
Tanaman gandarusa, Sugiri menjelaskan, mampu menonaktifkan enzim dalam sel sperma agar tidak menembus sel telur. Alat kontrasepsi ini akan diperkenalkan ke publik dalam 5-10 tahun mendatang.
Sejauh ini, menurut Sugiri, pilihan penggunaan alat kontrasepsi paling banyak ada pada perempuan dan penggunaan susuk (implant) paling sering menjadi pilihan.
Sementara itu, Ketua Asia Pacific Council on Contraception (APOCC), Profesor Biran Affandi, mengatakan pil KB saat ini juga dapat berfungsi membersihkan kulit kaum hawa. Perkembangan teknologi saat ini telah mampu mengurangi dampak negatif dari alat kontrasepsi oral atau pil KB. “Beberapa pil KB dapat pula menurunkan berat badan,” ia menambahkan. Amandra Mustika Megarani
Komentar (0)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Editor's Choice
- Kabut Asap di Singapura Diprediksi Bertahan Lama
- DPR Khawatir Pemerintah Ragu Naikkan Harga BBM
- Ada Pekik 'Kopassus' di Luar Pengadilan
- Joki SBMPTN Yogya Berkeliaran Secara Terbuka
- Singapura: Kabut Indonesia Terparah Sepanjang Masa
- Label Merah untuk Makanan Tidak Sehat
- Jokowi Diminta Selalu Ajak Staf Blusukan


