Apersi Tolak Penggabungan BTN dengan Bank Lain
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Asosiasi pengembang perumahan dan permukiman seluruh Indonesia (Apersi) menolak penggabungan Bank Tabungan Negara (BTN) dengan bank BUMN lain. "Sebab tidak ada jaminan pasti kalau BTN akan tetap fokus pada kredit perumahan," kata Ketua Apersi, Fuad Zakaria dalam jumpa pers di Jakarta kemarin.
Menurut dia, setelah bergabung dengan bank lain, tidak menutup kemungkinan BTN akan beralih ke sektor bisnis yang lebih menggiurkan. Saat ini BTN adalah bank yang fokus pada perkreditan rumah. "Kalau BTN tidak ada lagi, siapa yang akan jadi mitra pengembang dan masyarakat kecil," ujar Fuad.
Yang dibutuhkan BTN saat ini adalah modal. Itu bisa dicari dengan obligasi, IPO, atau strategi partner seperti bekerja sama dengan Jamsostek dan lembaga dana pensiun.
Fuad menjelaskan, kondisi BTN saat ini dalam keadaan sehat. Kinerjanya bagus dan memiliki stok Rp 2 triliun sampai akhir tahun. Selain itu, subsidi tahun 2008 sebesar Rp 800 miliar dan jumlah kredit bertambah dari 80 ribu unit menjadi 110 ribu unit.
Aguslia Hidayah
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Farhat Jadi Tersangka, Ahok Sudah Lupa
- Safari 'Pencitraan' 2014, Gita Wirjawan Menjawab
- Jurus Sukses UN SMAK 1 BPK Penabur Jakarta
- Ini Syarat Menjadi Manajer Manchester City
- Orang Cerdas Tak Mampu Lihat Gerakan Besar?
- Robot Pintar Ini Digerakkan oleh Ponsel
- X-Wing, Pesawat Luar Angkasa Star Wars, Mendarat di New York
Berita Utama Bisnis
- Harga BBM Naik, Golkar Setuju Ada BLSM
- UMR Naik Diklaim Bikin UKM Tutup
- Gerindra Tak Bangga Ekonomi Tumbuh 6,2 Persen
- Krakatau Steel Pastikan Proyek Posco Tetap Lancar
- Dahlan Minta Konsep Jalan Layang Tol Dimatangkan
- KRL Mania: Tarif Progresif Untungkan Konsumen
- Dahlan: Lima Holding Saja Sudah Alhamdulilah














