IHSG Berpotensi Naik
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Analis BNI Sekuritas M. Alfatih memprediksi Indeks harga saham gabungan (IHSG) memiliki potensi naik hingga 2450. Hal ini disebabkan oleh penguatan rupiah dan Indeks Dow Jones. "Ini memberikan sentimen positif," ujarnya.
Dia juga memperkirakan saham yang bakal naik hari ini adalah saham-saham telekomunikasi. "Saham ini sensitif terhadap rupiah, sehingga sangat diuntungkan," ujarnya. Saham sektor pertambangan dan perkebunan, kata dia, juga akan meningkat. Untuk Kelapa sawit dan Karet masih punya penguatan.
Kemarin, (IHSG) di Bursa Efek Jakarta ditutup melonjak 40,25 poin menjadi 2,339,456 poin. Sementara itu Index Dow Jones naik pada level 191,92 poin. "Pasar hari ini akan menguji psikologis nilai indeks IHSG pada poin 2400," kata Alfatih ketika dihubungi Tempo via telepon pagi ini.
Purborini
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Bisnis
- Pengusaha Mebel Ingin Kepastian Harga BBM
- SBY Masih Rahasiakan Soal Menteri Keuangan Baru
- Pasar Kosmetik Ditargetkan Tembus Rp 11 Triliun
- Hatta Tanda Tangani Surat Pemberhentian Oknum Pajak
- ASEI Raih Peringkat BBB- Dari Fitch Ratings
- Merek Asli Indonesia Bakal Bangkit Lagi
- Harga Properti Kelas Menengah Melambung














