Israel Niat Gali Al-Aqsa

TEMPO Interaktif, Yerusalem:Pemerintah Israel, Senin (15/10) lalu, berencana menarik lagi upaya mengkaji ulang penggalian terowongan di bawah Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Namun rencana itu ditentang Menteri Sains, Budaya, dan Olah Raga Israel Ghaleb Majadle.

"Tak diragukan lagi melakukan penggalian kembali hanya akan mencipatkan atmosfer yang buruk bagi upaya Israel berdamai dengan Palestina," tutur Majadle dalam sebuah acara siaran radio. "Sebaiknya rencana (penggalian lagi) itu ditunda."

Pernyataan Majadle, Arab muslim pertama yang duduk di kabinet Israel, itu terkait dengan keputusan komisi kementrian Israel yang terdiri dari lima menteri tersebut untuk melanjutkan penggalian. Proyek renovasi itu bertujuan memperbesar jalur di bawah Al-Aqsa.

Arkeolog Israel memulai pekerjaan itu pada awal Februari lalu namun dihentikan pada 12 Februari kemarin lantaran diprotes umat Islam. Umat Islam khawatir proyek perluasan jalur yang digelar di bawah Al-Aqsa itu akan merobohkan masjid bersejarah itu.

| AFP | ANDREE PRIYANTO