Impor Beras 2008 Diprediksi 400 Ribu Ton


TEMPO Interaktif, Jakarta:
Perum Bulog memperkirakan tahun depan masih dibutuhkan beras impor sekitar 400 ribu ton. Jumlah itu berdasar hitungan stok saat ini dan angka ideal stok beras.

"Tapi itu masih kajian awal, perlu dikaji ulang lagi," Direktur Utama Perum Bulog Mustafa Abubakar di sela-sela acara menyambut kedatangan beras premium impor Thailand di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (18/9).

Stok beras nasional dinilai aman pada angka 2 juta ton. Saat ini stok beras sebanyak 1,613 juta ton. Setelah dipotong program beras untuk rakyat miskin tahun ini diperkirakan masih tersisa stok sekitar 1,2 juta ton pada tahun depan. "Nanti ada tambahan beras dari dalam negeri," kata Mustafa.

Untuk tahun ini, dari rencana impor beras 1,5 juta ton sesuai izin sudah terealisasi 981,5 juta ton. "Sisanya dalam perjalanan," kata dia. Namun masih ada 105 ribu ton beras impor yang belum ada kontraknya sehingga perlu kontrak baru.

Harun Mahbub

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X