India Kutuk Pengeboman Saat Konvoi Bhutto
Topik
TEMPO Interaktif, New Delhi: India mengutuk serangan berdarah dengan target bekas Perdana Menteri Pakistan, Benazir Bhutto di Karachi semalam dan mendesak dlakukannya tindakan atas terorisme.
"Kami sangat mengutuk serangan teroris di Karachi. Itu mewakili bahwa tokoh senior politik menjadi target diantara lenyapnya korban-korban tak berdosa," kata juru bicara Menteri Luar Negeri India, Navtej Sarna siang tadi di New Delhi.
Dikatakan Sarna, spektrum konfrontasi dari terorisme di kawasan ini menguat dan harus dihadapi dengan aksi seluruh pemrintah.
Sedikitnya 130 orang tewas dalam dua serangan bom kemarin menjelang tengah malam. Aksi berdarah itu mengubah gempita secara emosional kembali pulangnya Benazir Bhutto, setelah delapan tahun eksil menjadi tragedi. Sekitar 400 orang terluka akibat ledakan yang terjadi di dekat konvoi pendukung Bhutto di Karachi, Pakistan.
India dan Pakistan pada Ahad Senin lalu menggelar perundingan meninjau lagi upaya-upaya mekanisme anti terorisme yang dirancang khusus saling berbagi intelijen atas aktivitas militan di kedua negara. AFP/dwi
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Dunia
- Album Pribadi Tsar Rusia Ditemukan di Museum Kecil
- Rumah Barbie di Berlin Diprotes Aktivis Feminisme
- Tersangka Bom Boston Dendam ke Amerika
- Amerika Serikat dan Turki Menekan Suriah
- Arab Saudi Resmi Larang Twitter
- Armin Wertz, Kontributor Tempo, Ditahan di Suriah
- Amerika Minta Taiwan dan Filipina Damai













