Ketua Umum NU Minta Warganya Bersedia Menampung Pengungsi Kelud
Topik
TEMPO Interaktif, Kediri:
Di tengah-tengah ketidaktenteraman warga di pengungsian, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Hasyim Muzadi, meminta seluruh warga NU di seluruh Kabupaten Kediri, Jawa Timur, bersedia menampung para pengungsi dari lereng Gunung Kelud.
Menurutnya, seharusnya warga tidak perlu sampai harus mengungsi di lokasi pengungsian yang bersifat darurat. Karena, “Tidak jauh dari kawasan Kelud banyak bermukim warga NU,” kata Hasyim Muzadi saat berkunjung ke lokasi pengungsian di Desa Segaran, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Sabtu (20/10).
Dari sebab itu ia mengharap seluruh warga NU di Kediri bersedia menampung dan memberi tempat para pengungsi dari lereng Gunung Kelud dengan ikhlas. “Mereka adalah saudara kita. Mengapa harus kita biarkan berada di pengungsian sementara kita berada di dekatnya."
Menurut pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam Malang itu, jika warga NU di Kediri bisa menerima dengan tangan terbuka kehadiran para pengungsi, itu sama halnya dengan telah mengikuti ajaran Rasullullah yang selalu menolong dan membantu para pengungsi.
Lebih jauh Hasyim mengatakan, seharusnya masyarakat di lereng Gunung Kelud tidak dipaksa mengungsi seperti sekarang ini. Karena hal itu justru bisa menimbulkan persoalan baru, yaitu perasaan ketakutan pada aparat. Langkah yang seharusnya dilakukan adalah dengan cara persuasif hingga muncul kesadaran warga untuk mengungsi secara ikhlas.
"Marilah kita semua menjaga kekuatan batin warga pengungsi dengan tidak membuatnya semakin tertekan," kata Hasyim Muzadi.
Ia menilai tingkat kesiapan tim Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB) sudah bagus. Tapi ia juga mengingatkan agar kesiapan tetap ditingkatkan dengan memperbanyak kendaraan evakuasi.
Karena jika sewaktu-waktu Kelud meletus, katanya, tidak bisa diprediksi kekuatannya. Dan satu-satunya jalan yang bisa dilakukan jika kondisinya memburuk adalah menghindari dampak letusan secepat-cepat dan sejauh-jauhnya.
"Namun yang terpenting, marilah kita semua berdoa agar kita semua diberi kekuatan menghadapi ujian Allah," kata Hasyim sembari memimpin doa untuk para pengungsi. Dwidjo U. Maksum













