Minyak Mentah Naik, Program Konversi Minyak Tanah Dikebut
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:Akibat lonjakan harga minyak mentah yang tinggi, pemerintah akhirnya memutuskan mempercepat program konversi minyak tanah ke LPG. Semula program ini ditargetkan rampung 2012 tetapi dipercepat menjadi 2010.
Keputusan ini merupakan hasil Rapat antara Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan para Komisaris dan Pimpinan PT Pertamina di Kantor Pertamina, Senin (22/10) yang disampaikan Kalla kepada Wartawan di Depo Pengisian LPG 3 Kg di Koja Jakarta Utara Senin Sore (22/10).
Menurut Kalla, tidak ada cara lain yang bisa dilakukan pemerintah untuk mengurangi atau menghilangkan tekanan pengaruh harga minyak mentah dunia yang sudah mendekati angka US$ 90 per barel terutama tekanannya terhadap subsidi bahan bakar minyak (BBM).
"Kalau dihitung-hitung, jika minyak mentah naik Menjadi US$ 100 per barel, subsidi BBM per liter bisa mencapai Rp 5000," kata Kalla. Kalau konsumsi BBM setahun mencapai 10 juta kiloliter, maka subsidinya per tahun bisa mencapai Rp 50 triliun per tahun.
menurut Kalla, semua kesiapan dan dukungan untuk mempercepat program konversi ini sudah ada. Infrastruktur dan keterlibatan swasta juga sudah disiapkan. Pemerintah, kata dia, optimistis bisa mempercepat program ini karena masyarakat sudah merasakan dampaknya dan sudah mulai terbiasa. "Kalau tidak nanti bisa terus menerus terpengaruh kenaikan minyak mentah," kata dia.
Anton Aprianto
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Setrum Otak, Solusi Hadapi Matematika
- Pesawat Militer AS Mendarat Tanpa Izin di Aceh
- KPK Masih Tunggu Hasil Audit Kerugian Hambalang
- Unair Kembangkan Vaksin H5N1 dari Teh dan Kakao
- Nicola Rizzoli, Wasit Final Liga Champions
- Kurikulum 2013, Guru Diminta Aktif Kaji dan Kritik
- Federer: Nadal Bermain Agresif Sejak Awal













