Bhutto Diancam Dibunuh
Topik
TEMPO Interaktif, Karachi: Kurang dari sepekan setelah usaha pembunuhan dirinya, mantan perdana menteri Pakistan Benazir Bhutto kembali mendapat ancaman pembunuhan hari ini.
Menurut pengacaranya, Faruk H. Naik, ancaman itu dikirim lewat surat yang diletakkan di depan ruangannya di kantor Asosiasi Pengacara Islamabad. Surat dua halaman itu ditulis dalam bahasa Urdu (bahasa nasional Pakistan) oleh seseorang yang mengaku pemimpin pengebom bunuh diri serta teman Al-Qaidah dan Usamah Bin Ladin.
Bhutto mengatakan kepada para wartawan di rumahnya di Karachi, pelaku mengancam menyembelihnya seperti kambing. "Ada pihak yang ingin membunuh kami karena mereka takut Partai Rakyat Pakistan bakal menang pemilu dan demokrasi akan kembali," katanya.
Saat ia tiba di Karachi dari pengasingan selama delapan tahun, 18 Oktober lalu, iringan para pendukungnya diguncang serangan bom bunuh diri. Sebanyak 136 orang tewas dan 387 lainnya terluka.
Faisal Assegaf/AFP
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Dortmund Vs Bayern: Final Komplet Buat Klopp
- Ahok: KJS Baru Jalan Sudah 'Diributin'
- Roy Suryo Buka Kompetisi Surfing di Pulau Merah
- Begini Sukotjo Antar Duit Rp 2 Miliar ke Djoko
- Pecat Stramaccioni, Inter Tunjuk Mazzarri
- FOTO: Jessica Alba Tampil Glamor di Singapura
- Ke Luar Angkasa Bareng DiCaprio Habiskan Rp 14,5 M













