Inflasi Oktober Tetap Tinggi


TEMPO Interaktif, Jakarta:Kenaikan harga pakaian yang termasuk dalam kelompok sandang, menyumbang inflasi terbesar pada Oktober lalu yaitu 2,05 persen. Selain pakaian, harga makanan juga ikut mendongkrak inflasi sebesar 1,78 persen.

Kelompok makanan jadi menyumbang inflasi 0,51 persen, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar 0,21 persen, kelompok kesehatan 0,45 persen, pendidikan dan rekreasi 0,21 persen. Traspor, komunikasi dan jasa keuangan 0,47 persen.

Kepala Badan Badan Pusat Statistik Rusman Heriawan mengatakan, inflasi Oktober ini mencapai 0,79 persen, turun sedikit dibandingkan bulan sebelumnya 0,8 persen. Tingginya angka inflasi ini disebabkan kenaikan harga-harga bahan makanan pokok pada Oktober lalu menjelang Hari Raya Lebaran. Laju inflasi tahunan kalender (Januari-Oktober) 5,24 persen, sedangkan inflasi year on year 6,88 persen.

Pantauan BPS di 45 kota, sekitar 39 kota mengalami inflasi dan 6 kota lainnya mengalami deflasi. Inflasi tertinggi di Ternate 3,98 persen, sedangkan inflasi terendah di Denpasar 1,57 persen. Deflasi tertinggi di Banda Aceh yaitu 1,57 persen dan deflasi terendah di Pematang Siantar 0,25 persen.

GUNANTO E.S

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X