34 Serdadu Pakistan Ditawan
TEMPO Interaktif, Lembah Swat:Memakai masker dengan senapan AK-47 ditangan para milisi pendukung ulama Maulana Fazlullah itu Jumat (2/10), mengawal dan menuntun sejumlah wartawan ke sebuah bangunan bertingkat dua di Charabagh, kota berjarak 15 kilometer dari Provinsi Laghman.
Di salah satu provinsi dari 34 provinsi di Afganistan tersebut para milisi itu lantas mengajak wartawan melihat dari dekat 48 serdadu Pakistan yang diciduk milisi.
"Kami dikepung oleh para mujahidin ini," kata Barkat Ullah, 24 tahun, salah seorang serdadu yang tertawan. Dia mengaku tertawan saat pecah kontak senjata dengan milisi di Lembah Swat.
"Kami kehabisan amunisi dan tak punya pilihan lain," tutur Ullah, anggota korps paramiliter Angkatan Darat Pakistan itu. Maklum, wilayah Khawaza Khela di Lembah Swat selama ini dikenal sebagai basis milisi pro Al-Qaidah dan Taliban.
"Kami sebenarnya tak ingin melawan sesama muslim dan suku Pashtun," ujar Riaz Khan, 24 tahun, rekan Ullah. Seperti paduan suara para serdadu itu menyatakan disersi.
Cuma Angkatan Darat Pakistan membantah ada serdadu mereka yang ditawan milisi. Baik pejabat militer dan pemerintah yang dimintai pendapat soal penangkapan itu memilih bungkam seribu bahasa.
Media massa setempat menyebut mereka yang ditawan itu adalah para wartawan asing.
| AP | ANDREE PRIYANTO













