indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Minat Masyarakat Lokal Jadi Pekerja Sawit Rendah


TEMPO Interaktif, Palangkaraya:Minat masyarakat lokal di Kalimantan Tengah menjadi pekerja di perkebunan kelapa sawit masih rendah. Ini dibebabkan pengaruh budaya yang biasanya mengambil berubah menjadi menanam serta ketatnya jam kerja di perkebunan yang harus disiplin waktu.

"Itulah yang terjadi saat ini di mana persentase pekerja perkebunan antara pendatang dengan masyarakat lokal menjadi lebih banyak pendatang," kata Unggul Purwadi, General Manager PT Bina Sawit di Palangkaraya hari ini.

Menurutnya, perusahaan telah melakukan berbagai upaya seperti memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk ikut dalam pekerjaan perkebunan ini dan tidak ada persyaratan yang menyulitkan. "Untuk level buruh harian biasanya mereka kurang betah, karena selain harus disiplin waktu, juga penghasilannya tidak sebanyak waktu mereka bekerja kayu," katanya.

Sementara untuk level sarjana, kurangnya respon para lulusan Universitas Palangkaraya terkait cara berpikir lebih baik bekerja di kota menjadi PNS daripada di kebun yang jauh dari keramaian dan terisolasi.

Untuk mengatasi masalah rekrutmen karyawan putra daerah tahun 2007 ini, kata Unggul, pihaknya melakukan penggalangan siswa yang berada di sekitar kebun untuk dikuliahkan dengan dibiayai seluruhnya di pihaknya. "Dan mereka akan kuliah dan selesainya harus bekerja ke perusahaan kami dan itu khusus untuk putra daerah," jelasnya.

Karana WW

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X