Pejabat Hak Asasi PBB Diizinkan ke Burma


TEMPO Interaktif, Rangoon: Junta militer Burma hari ini mengizinkan pejabat hak-hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Paulo Sergio Pinheiro, mengunjungi negeri itu.

Pinheiro berulang kali mengajukan permohonan untuk masuk ke negeri itu sejak 2003, tapi selalu ditolak. Kali ini dia diizinkan berkunjung selama 11-15 November.

Pinheiro menilai undangan itu sebagai "indikasi positif" dari para jenderal yang berkuasa, tapi, "Jika mereka tidak mau bekerja sama penuh dengan saya, saya akan naik pesawat dan cabut," katanya.

Undangan dari junta kepada Pinheiro itu keluar bersamaan dengan pertemuan Ibrahim Gambari, wakil khusus PBB untuk Burma, dengan Menteri Tenaga Kerja Burma Aung Kyi dan Menteri Informasi Kyaw Hsan.

Gambari juga akan bertemu dengan Perdana Menteri Burma Thein Sein dan para diplomat asing lain, tapi pejabat Burma menyatakan tak ada rencana pertemuannya dengan pemimpin junta Jenderal Senior Than Shwe.

"Dia (Gambari) akan bertemu perdana menteri besok dan juga para diplomat. Dia akan bertemu Aung San Suu Kyi ketika dia kembali dari Naypyidaw," kata pejabat senior Burma.

Naypyidaw adalah ibu kota baru Burma yang ditetapkan junta untuk menggantikan Rangoon.

| BBC | AFP | IWANK

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X