Warga Pondok Indah Mengadu ke KPK
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta: Setelah melakukan long march pada Rabu malam hingga Kamis (8/11) dini hari, ratusan warga perumahan Pondok Indah, Jakarta Selatan akan mengadu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini. Mereka akan melaporkan dugaan korupsi terkait keabsahan tender pembangunan jalur bus Transjakatar yang melintasi pemukiman mereka.
Ratusan warga Pondok Indah ini juga akan melaporkan tidak adanya analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) pada pembangunan jalur sepanjang 2,9 kilometer tersebut. "Kalau proyek ini tidak dihentikan kami khawatir bisa bikin rusuh," kata Subowo, warga RW 13 Pondok Indah.
Menurut Wilmar Sitorus, kuasa hukum warga, ada tiga kesalahan yang dilakukan pemegang kebijakan proyek tersebut. Kesalahan itu antara lain tak ada transparansi penyusunan Amdal, tidak ditepatinya janji pengembang yang hanya membangun karpet merah atau koridor aspal tipis tanpa separator, serta adanya tindakan represif yang mengintimidasi warga melalui satuan polisi pamong praja.
Dalam aksi long march semalam, nyaris terjadi kericuhan. Setelah menggelar orasi, ratusan warga menyerbu pekarangan tempat para pekerja proyek bermukim. Inspektur proyek PT Yasa Patria Perkasa, Edi Surahman nyaris menjadi bulan-bulanan warga. fery firmansyah
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Lepas Empat Istrinya, Eyang Subur Tak Perlu Cerai
- Muslim Myanmar Hanya Boleh Punya 2 Anak
- Djokovic Bisa Jegal Nadal di Semifinal
- Saksi Penyerangan Cebongan Tak Mau Beri Keterangan
- MI5 Dituding Coba Rekrut Tersangka Kasus Woolwich
- Bupati Aceh Utara Dianggap Berpikiran Sempit
- FOTO: Pamer Aksi Bintang Dunia di Singapura
Berita Utama Metro
- Jokowi: KJS untuk Rakyat Bawah, Jangan Diganggu
- Dua Kelompok Napi Salemba Bentrok
- Akan Diinterpelasi Soal KJS, Jokowi: Siap Grak!
- Lulus 100 Persen, Siswa SMAN 8 Ingin Traktir Guru
- Jokowi: Pejabat Dilarang Menerima dan Menjanjikan
- Jokowi: Rumah Dinas Lurah dan Camat Akan Dicabut
- Jakarta Bakal Punya Pedestrian Melayang













