Sumber Dana Pemilu Nasional dan Daerah Diusulkan Terpisah


Grafis Terkait

TEMPO Interaktif, Semarang:Anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah Jawa Tengah Hasyim Asy'ari mengusulkan agar pemilihan umum tingkat nasional (DPR, dan pemilihan presiden) dan pemilihan umum tingkat daerah (DPRD provinsi dan DPRD kota/kabupaten) digelar secara terpisah, terutama terkait sumber dananya.

"Pemilu DPR Pusat dan Pemilihan Presiden bisa bersumber dari APBN, sedangkan pemilu legislatif tingkat provinsi dan pemilihan gubernur bersumber dari APBD Provinsi. Sementara untuk pemilu tingkat kabupaten dan kota untuk memilih DPRD dan Bupati bisa bersumber dari APBD kabupaten/kota," kata Hasyim Asy'ari di Semarang hari ini.

Hasyim mengatakan, selain bisa lebih irit, pemisahan dan pemetaan sumber dana Pemilu tersebut juga akan lebih jelas dan bisa mempermudah pertanggungjawaban pengunaan uangnya. "Kalau Pemilu hanya bersumber dari APBN saja, maka akan membutuhkan dana besar. Selain itu, juga akan lebih ruwet," kata Hasyim.

Persoalan dana Pemilu akhir-akhir ini menjadi pro-kontra karena usulan dari KPU sangat besar, yakni mencapai Rp 47,9 triliun. Namun, kemarin pemerintah memangkas anggaran tersebut menjadi Rp 10,4 triliun.

Rofiuddin

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X