Empat Siswa SMAN 34 Jakarta Diperiksa

TEMPO Interaktif, Jakarta:


Kepolisian Sektor Cilandak Jakarta Selatan memeriksa empat orang siswa SMA Negeri 34 yang diduga menganiaya yuniornya, Muhammad Fadil Harkaputra Sirath hari ini. Keempat siswa itu yakni, berinisial DV, DN, DW, dan ER diperiksa sejak pukul 10.00 WIB. Sedangkan satu orang lainnya, berinisial WL menghilang dan kini dalam pencarian.

Korban penganiayaan, Fadil, siswa kelas I (kelas 10) mengaku dipaksa bergabung dengan geng di sekolahnya, Gazper. Di komunitas geng itu, Fadil dipaksa memalak siswa lainnya. "Biasanya siswa yang dipalak pasrah memberikan uangnya," ujarnya.

Selain itu, di geng itu Fadil ditantang berkelahi. Akibat perkelahian pada 17 Agustus lalu, tangan kiri Fadil patah. " tulang pada tangan kirinya. "Dia ngakunya jatuh saat main bola," kata Herry S. Sirath, ayah Fadil.

Kasus itu terungkap setelah Fadil bercerita kepada ibunya mengenai penganiayaan yang dialaminya. Lantas, orang tua korban melaporkan kasus itu ke Polsek Cilandak. Selain itu, polisi juga memeriksa tiga orang saksi siswa kelas I (kelas 10). Hingga berita ini diturunkan, proses periksaan masih berlangsung.


Muhammad Nur Rochmi