Rupiah Masih Melemah
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Nilai rupiah dalam perdagangan hari ini diprediksi masih lemah. Kendati begitu, nilai rupiah diprediksi tak akan menembus level di atas Rp 9.200 per US dollar.
Analis saham Fahrial Anwar mengatakan pergerakan rupiah ini membingungkan. Sebab, rupiah mengalami depresiasi di saat nilai tukar mata uang dan bursa saham regional berada dalam kondisi yang baik. "Aneh, ini bertentangan," ujarnya kepada Tempo, Kamis (15/11).
Ia melanjutkan, bank sentral tak boleh membiarkan rupiah meluncur menembus di atas level Rp 9.200 per US dollar. "Akan terjadi kepanikan di pasar," ujarnya. Karenanya, kata Fahrial, Bank Indonesia sebaiknya mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang dapat mendongkrak nilai rupiah. "Jangan ada kebijakan yang aneh," tambahnya.
Menurutnya nilai rupiah berpotensi berada di kisaran Rp 9.170 per US dollar. "Tak melemah seperti sekarang ini, tapi tak menembus lebih dari Rp 9.200," kata Fahrial.
Sedangkan untuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), ia menyarankan agar pelaku pasar berhati-hati atas munculnya aksi jual. "Nilai 2.300 ini level psikologis," kata dia. Selain itu, pasar dikuasai oleh spekulator bukan investor. "Sangat besar kemungkinan (aksi jual), harus diwaspadai."
Fahrial memprediksi nilai IHSG akan berkisar di level 2.325. "Nilainya bisa di luar dugaan, IHSG bisa naik-turun dengan cepat," kata dia. Pasalnya, IHSG terus menguat meski pasar global dan lokal mengalami banyak guncangan.
RIEKA RAHADIANA
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Lepas Empat Istrinya, Eyang Subur Tak Perlu Cerai
- Muslim Myanmar Hanya Boleh Punya 2 Anak
- Djokovic Bisa Jegal Nadal di Semifinal
- Saksi Penyerangan Cebongan Tak Mau Beri Keterangan
- MI5 Dituding Coba Rekrut Tersangka Kasus Woolwich
- Bupati Aceh Utara Dianggap Berpikiran Sempit
- FOTO: Pamer Aksi Bintang Dunia di Singapura
Berita Utama Bisnis
- Sistem Jaringan Bandara Soetta Alami Gangguan
- Agus Marto Dilantik Jadi Gubernur Bank Sentral Hari Ini
- Harga BBM Naik, Golkar Setuju Ada BLSM
- UMR Naik Diklaim Bikin UKM Tutup
- Gerindra Tak Bangga Ekonomi Tumbuh 6,2 Persen
- Krakatau Steel Pastikan Proyek Posco Tetap Lancar
- Dahlan Minta Konsep Jalan Layang Tol Dimatangkan













