Rupiah Diprediksi Masih Akan Melemah
TEMPO Interaktif, Jakarta:Nilai tukar rupiah diperkirakan masih akan melemah seiring pelemahan mata uang regional.
"Kelihatannya nilai tukar rupiah masih akan melemah di kisaran Rp 9.250-9.500 per dolar AS," ujar analis Capital Assets Management, Satria Utomo pada Tempo, Rabu (21/11) di Jakarta.
Pada penutupan perdagangan valas kemarin, rupiah melemah 20 poin ke posisi Rp 9.345 per dolar AS. Mata uang regional umumnya melemah terhadap dolar AS kecuali dolar Singapura, dolar Taiwan dan ringgit Malaysia.
Menurut dia, selama dua bulan terakhir pergerakan nilai tukar rupiah sangat tidak menarik. "Saat ini dolar AS melemah, begitu juga rupiah. Yang dikhawatirkan, jika nanti dolar AS benar-benar hancur, rupiah akan semakin jelek," ucap Satria.
Dan ke depan, Satria memprediksi rupiah bisa lebih anjlok lagi ke level Rp 9.500-10.000 per dolar AS jika bank sentral tidak memberi sinyal yang tepat pada pasar terkait suku bunga patokannya. "Para pelaku pasar meminta bank sentral tidak menaikkan suku bunga patokannya secara tiba-tiba," ujarnya..
RR ARIYANI
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Farhat Jadi Tersangka, Ahok Sudah Lupa
- Safari 'Pencitraan' 2014, Gita Wirjawan Menjawab
- Jurus Sukses UN SMAK 1 BPK Penabur Jakarta
- Ini Syarat Menjadi Manajer Manchester City
- Orang Cerdas Tak Mampu Lihat Gerakan Besar?
- Robot Pintar Ini Digerakkan oleh Ponsel
- X-Wing, Pesawat Luar Angkasa Star Wars, Mendarat di New York
Berita Utama Bisnis
- Harga BBM Naik, Golkar Setuju Ada BLSM
- UMR Naik Diklaim Bikin UKM Tutup
- Gerindra Tak Bangga Ekonomi Tumbuh 6,2 Persen
- Krakatau Steel Pastikan Proyek Posco Tetap Lancar
- Dahlan Minta Konsep Jalan Layang Tol Dimatangkan
- KRL Mania: Tarif Progresif Untungkan Konsumen
- Dahlan: Lima Holding Saja Sudah Alhamdulilah














