indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Piagam ASEAN Cantumkan Buruh


TEMPO Interaktif, Singapura:Direktur Jenderal Kerjasama Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) Departemen Luar Negeri Dian Triansyah Djani Rabu (21/11) kemarin menyatakan Piagam ASEAN (ASEAN Charter) yang ditandatangani Selasa (20/11) juga mencantumkan masalah buruh.

"Soal labour (buruh) ada di dalam chapter 1, article 1," ujarnya kepada Tempo di Singapura. Dian menjelaskan semula soal buruh tidak dicantumkan namun Indonesia terus memperjuangkannya hingga akhirnya dicantumkan.

Salah satu anggota kelompok pakar yang menyusun draf piagam tersebut, Ali Alatas, membenarkan hal tersebut. "Awalnya kata labour sama sekali tidak disetujui," ujar mantan menteri luar negeri Indonesia tersebut.

Namun, pada tingkat pembahasan di level lebih tinggi, kata 'buruh' masuk. Awalnya, skill labour (buruh terlatih), namun kemudian diubah menjadi hanya labour saja.

Menurut Dian, Piagam ASEAN itu ibarat UUD 45, dan penjelasannya akan diatur lebih lanjut. Soal buruh migran, kata Dian, sudah diatur dalam pertemuan di Kuala lumpur dan Cebu. "Tak mungkin charter itu mengatur hal-hal teknis," kata dia.

Poernomo G. Ridho (Tempo Newsroom)

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X