Ramayana Fokus Buka Gerai Di Luar Jawa
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk akan membuka 10 gerai baru di luar Pulau Jawa pada tahun 2008.
"Fokus kami di Pulau Sumatera dan Kalimantan," ujar Komisaris Independen Ramayana Lestari Sentosa, Koh Boon Pin, hari ini (22/11) dalam paparan publiknya di Jakarta.
Ia menjelaskan perseroan mendapat keuntungan dari segi kompetisi melalui strategi ini. "Yield-nya lebih tinggi. Meski secara operasional berat," ungkap Koh.
Perseroan mengaku tidak dapat menghadapi kompetisi bisnis retail di Jabodetabek. Alasannya, perekonomian yang tidak bagus menyebabkan tingginya angka pengangguran masyarakat menengah bawah dan bawah.
20 gerai Ramayana telah tutup untuk tahun ini saja di wilayah Jabodetabek. 5 gerai di antaranya tutup karena terkena imbas pembangunan trade center.
"Tahun depan kami masuk kota tingkat dua (kabupaten) dengan tingkat pengangguran 5 sampai 6 persen. Toko yang akan dibangun sekitar dari 70 ribu meter persegi," jelasnya.
Daerah tingkat dua, seperti Dumai (Riau), Duri (Riau), dan Kerinci (Jambi) menurutnya memiliki potensi yang bagus. Masyarakat di sana mayoritas buruh perkebunan dan industri. Sehingga toko retail seperti Ramayana ramai dikunjungi buruh dengan upah mingguan itu pada hari Sabtu dan Minggu.
Dengan rencana tersebut, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan 15 persen dan laba bersih 20 persen pada 2008. Selain itu, target pertumbuhan penjualan toko yang telah dibuka tahun sebelumnya (same stores sales growth)pada 2008 sekitar 3 sampai 4 persen dengan margin kotor 27,5 persen dan beban penjualan sebesar 18,5 persen.
Komposisi pendapatan antara gerai di luar dan dalam Pulau Jawa pada 2008 adalah 43 persen dan 57 persen. "Bahkan sewaktu-waktu toko di luar Pulau Jawa akan berkontribusi sampai 50 persen dari total pendapatan," ujar Koh.
Mengenai akuisisi, Direktur Keuangan Ramayana Lestari Sentosa Suryanto mengatakan perseroan belum ada rencana melakukan hal itu setelah batal dengan Alfaretailindo pada September lalu. "Ramayana juga tidak ada rencana diakuisisi oleh perusahaan lain," jelasnya menanggapi rumor yang beredar.
Pada kuartal ketiga 2007 Ramayana mencatat peningkatan laba bersih sebesar 53,7 persen, dari Rp 143 miliar periode yang sama tahun lalu menjadi Rp 219,9 miliar. Penjualan meningkat 14,9 persen dari Rp 2,9 triliun menjadi Rp 3,3 triliun. Jumlah itu mencerminkan pencapaian 68,2 persen dari target 2007 sejumlah Rp 4,9 triliun.
Tahun ini perseroan juga telah membuka 9 gerai baru dan akan menambah toko lagi di Dumai (Riau) dan Bontang (Kalimantan Timur).
Sorta Tobing