Asumsi Harga Minyak Akan Konservatif
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengatakan pemerintah akan cenderung mengambil angka konservatif untuk perkiraaan harga minyak Indonesia dalam anggaran negara, menyikapi lonjakan harga minyak mentah dunia hingga kisaran US$ 90 per barel.
"Situasi harga minyak sangat dipengaruhi oleh faktor non fundamental yang sangat sulit diprediksi," kata Purnomo dalam Rapat Kerja dengan Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu (28/11).
Purnomo menambahkan, beberapa perusahaan minyak asing yang beroperasi di Indonesia juga memberikan asumsi harga minyak yang konservatif.
Terakhir diberitakan, harga minyak mentah dunia kembali mendekati US$ 99 per barel. Minyak mentah untuk pengiriman Januari 2008 di bursa New York diperdagangkan US$ 98,52 naik US$ 34 sen dari US$ 98,18 per barel pafa akhir pekan lalu. Nieke Indrietta