DPR Akhirnya Setujui Djoko Jadi Panglima TNI


TEMPO Interaktif, Jakarta:
Ketua Komisi Pertahanan DPR Theo L Sambuaga menyatakan komisinya menyetujui usulan Presiden menjadikan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Djoko Santoso menjadi panglima TNI.

"Komisi meyetujui pengangkatan Panglima TNI atas nama Jenderal Djoko Santoso," kata dia usai rapat internal komisi pertahahan di gedug MPR/DPR, Rabu malam (5/12).

Komisi meminta Djoko Santoso terus melakukan reformasi di tubuh TNI agar lebih tunduk pada otoritas sipil dan menghargai hak asasi manusia. Selain itu, Komisi I juga meminta calon terpilih Panglima TNI ini untuk netral pada Pemilu 2009.

"Baik dalam pilkada, pemilihan legislatif, maupun pemilihan presiden," kata Theo.

Calon panglima, lanjut Theo, diharap mampu mendongkrak kesejahteraan prajurit dan mengelola pengadaan alat pertahanan di tubuh TNI dengan prinsip transparan dan akuntabel.

Selain itu, komisi pertahanan meminta Djoo serius menangani sengketa tanah antara TNI dengan masyarakat yang banyak terjadi di berbagai daerah.

"Prinsipnya, kembalikan hak rakyat jika tanah itu memang milik rakyat," tegasnya.

Theo menyatakan komisinya mendesak calon terpilh untuk mengusut tuntas pengadaan 35 ambulans milik TNI yang bermasalah. "Panglima harus menyelesaikan secara tuntas kasus pengadaan barang ini," ujar Theo.

Hasil uji kelayakan ini rencananya akan dibacakan dalam sidang paripurna Jumat mendatang. Dwi Riyanto Agustiar

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X