Maskapai Penerbangan Diminta Tidak Takut Mengakui Fairingnya
Topik
TEMPO Interaktif, Tangerang:
Kantor Administrator Bandara Soekarno-Hatta sampai saat ini belum mengetahui milik siapa penutup mesin pesawat yang copot dan jatuh di landasan pacu (runway selatan) terminal I bandar udara itu Selasa (4/12) lalu.
"Kami sudah kontak semua maskapai, tapi belum ada yang ngaku," kata Kepala Kantor Administrator Bandara Herry Bakti kepada Tempo hari ini. Dia menambahkan mestinya maskapai penerbangan tidak takut untuk mengakuinya. "Toh kesalahan jatuhnya fairing itu belum berarti kesalahan maskapai," ujar dia. Jatuhnya penutup mesin itu, menurut dia, bisa karena kelalaian operator atau material pesawat yang tidak bagus.
Bakti juga mengatakan setiap maskapai sudah seharusnya melaporkan kondisi pesawat, terlebih lagi bila terjadi insiden atau kesulitan Service Defficulty Report (SDR). "Operator harus lapor ke pengelola atau yang berwenang di bandara," katanya.
Rencananya pada Kamis atau Jumat mendatang, Bakti akan mengumpulkan semua maskapai penerbangan di bandara. "Tetapi bukan hanya membicarakan masalah fairing jatuh itu saja, tetapi ada hal lain yang mesti dikoordinasikan," ujar dia.
Ayu Cipta
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Longsor, Serikat Buruh Akan Gugat Freeport
- Setrum Otak, Solusi Hadapi Matematika
- Pesawat Militer AS Mendarat Tanpa Izin di Aceh
- KPK Masih Tunggu Hasil Audit Kerugian Hambalang
- Unair Kembangkan Vaksin H5N1 dari Teh dan Kakao
- Nicola Rizzoli, Wasit Final Liga Champions
- Teras Narang Minta Pabrik CPO Bantu Perbaiki Jalan
Berita Utama Metro
- Lagi, Kampung Pulo Terendam Banjir 2 Meter
- Polisi Tangkap Pengedar Uang Palsu di Jatinegara
- Pendaki Asal Depok Meninggal di Puncak Arjuna
- Warga Ingin Terlibat Normalisasi Waduk Pluit
- Pembongkaran Bangunan di Waduk Pluit Mulai Pagi
- Layani Pasien KJS, Rumah Sakit Pemerintah Nombok
- Hujan Deras, Beberapa Titik di Jakarta Tergenang













