Maskapai Diimbau Tak Gunakan Pesawat Eropa


TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah menghimbau maskapai penerbangan nasional tidak mencari pesawat produk Eropa, seperti Airbus untuk memperkuat armadanya. Himbauan ini terkait dengan larangan terbang maskapai Indonesia ke Eropa yang kembali sejak 6 Juli dan diperpanjang pada 28 November lalu.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Budhi Mulyawan Suyitno, mengatakan pemerintah tidak melarang maskapai Indonesia membeli atau menyewa pesawat Eropa. Tapi konsekuensinya biaya pembelian atau sewa pesawat itu bakal membengkak sekitar US$ 200 ribu.

Biaya itu, kata dia, untuk mendatangkan pesawat dari Eropa untuk diperiksa di Indonesia. Pemeriksaan pesawat produksi Eropa itu memang terpaksa dilakukan di Indonesia menyusul larangan pemerintah mengirim inspektur Departemen Perhubungan ke Eropa.

Larangan itu, kata Budhi, ditempuh karena pemerintah tidak mungkin mengirim inspektur ke Eropa untuk memeriksa pesawat yang akan dibeli atau disewa maskapai Indonesia, tapi pesawat itu tidak bisa diterbangkan ke Eropa.

Harun Mahbub

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X