Bahan Bakar Nuklir dari Rusia Tiba di Iran
TEMPO Interaktif, Teheran: Pemerintah Iran kemarin menantang tetap ingin melanjutkan program pengayaan uranium di bumi Iran sendiri untuk memproduksi bahan bakar nuklir, walaupun pengiriman bahan bakar dari Rusia untuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir pertamanya telah datang.
Menurut organisasi energi atom Iran, Gholam Reza Aghazadeh, Iran perlu membuat bahan bakar nuklir untuk satu PLTN yang tengah dibangun dan bakal tak menyerah atas permintaan kekuatan besar.
Beberapa jam sebelumnya, Rusia mengumumkan telah mengirim pengapalan bahan bakar nuklir pertama kalinya untuk PLTN pertama Iran, yang dibangun kontraktor Rusia di selatan kota Bushehr.
"Kami telah membangun reaktor nuklir untuk listrik 360 Megawat (MW) di Darkhoyen di provinsi bagian barat, Khuzestan," kata Aghazadeh di televisi pemerintah. Beberapa waktu lalu para pejabat telah mengatakan para insinyur Iran telah memulai pembangunan sebuah reaktor baru untuk listrik 360 MW, tapi kali ini lokasinya diungkap.
Aghazadeh berkukuh bahwa bahan bakar untuk PLTN itu bakal dipasok dari fasilitas pengayaan uranium di pusat kota Natanz, yang diinginkan Barat segera ditutup. "Bahan bakar untuk PLTN (Darkhoyen) harus dari Natanz," jelasnya.
AFP/BBC/dwi
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Farhat Jadi Tersangka, Ahok Sudah Lupa
- Safari 'Pencitraan' 2014, Gita Wirjawan Menjawab
- Jurus Sukses UN SMAK 1 BPK Penabur Jakarta
- Ini Syarat Menjadi Manajer Manchester City
- Orang Cerdas Tak Mampu Lihat Gerakan Besar?
- Robot Pintar Ini Digerakkan oleh Ponsel
- X-Wing, Pesawat Luar Angkasa Star Wars, Mendarat di New York














