Infografis
Rp 260 miliar Untuk Pelebaran Tol Sedyatmo
TEMPO Interaktif, Jakarta:
PT Jasa Marga akan melakukan pelebaran dan peninggian jalan tol Sedyatmo tahun ini. Menurut rencana, dana yang akan digunakan diutamakan untuk penyempurnaan ruas tol menuju Bandara Soekarno Hatta.
Direktur Utama PT Jasa Marga Frans Sunito mengatakan pelebaran dan peninggian itu untuk mengantisipasi banjir yang selalu menggenangi ruas tol ke arah Bandara tersebut. "Alokasi Rp 260 miliar untuk pelebaran tol sepanjang 8 kilometer ke arah Bandara," ujar Frans jelang tahun baru di Jakarta, kemarin.
Seperti diketahui, selama ini saat hujan lebat mengguyur air selalu menggenangi ruas Sedyatmo yang menuju ke arah Bandara Soekarno-Hatta. Hal ini mengakibatkan kemacetan yang cukup serius sebagai akses menuju Bandara internasional itu.
Menurut Frans pelebaran dan peninggian jalan itu akan dibagi menjadi dua bagian, sepanjang 2 kilometer untuk pembangunan di atas tanah sedangkan 6 kilometer akan dibangun melayang.
Korporat Sekretaris PT Jasa Marga Okke Marlina mengatakan pelebaran dan peninggian itu diutamakan ke ruas menuju bandara yang selalu rawan banjir. Ruas tersebut antara lain di Kamal-Penjaringan, Penjaringan-Kapuk, dan Kapuk-Pluit. "Tiga itu yang sering kebanjiran," ujarnya.
Okke menyebut, rencana ini memang terganjal masalah pembebasan lahan. Hal itu karena tanah yang akan dipakai masih merupakan tanah yang dikuasai Departemen Kehutanan. Jasa Marga berharap pemerintah memberikan jaminan soal pembebasan tanah ini.
Hal ini, kata Okke, masih dibicarakan oleh Departemen Pekerjaan umum dan Departemen Kehutanan. Menurutnya ada beberapa alternatif yang diharapkan bisa memecahkan solusi masalah lahan itu seperti sewa atau ruislag. Dian Yuliastuti
Web via