Israel Akan Terus Tekan Gaza

TEMPO Interaktif, Yerusalem: Pemerintah Israel hari ini menegaskan akan terus mengisolasi dan melancarkan operasi militer di Jalur Gaza.

"Tekanan militer dan ekonomi akan terus berlanjut terhadap Jalur Gaza," kata Wakil Perdana Menteri Haim Ramon kepada radio militer Israel. Ia sekali menegaskan, pihaknya tidak berniat berunding dengan Hamas yang kini menguasai Gaza.

Ramon berjanji serbuan ke Gaza akan disetop bila para pejuang Hamas dan Jihad Islam menghentikan serangan roket dan mortir ke wilayah Israel. "Cepat atau lambat kami akan membunuh semua pelak yang menembakkan roket," ujarnya.

Blokade ekonomi terhadap Gaza dimulai setelah Hamas menguasai sepenuhnya daerah itu sejak pertengahan Juni lalu. Semua pintu perbatasan dengan Tepi Barat, Israel, dan mesir ditutup. Akibatnya, pasokan bahan makanan, obat-obatan, dan bahan material lainnya tidak bisa masuk.

Tidak puas sampai di situ, negara Zinois itu juga membatasi pasokan listrik dan air ke wilayah yang dihuni sekitar 1,5 juta penduduk Palestina itu. Krisis kemanusiaan sedang terjadi di sana. Kelaparan, pengangguran, dan kematian menjadi pemandangan sehari-hari.

Israel juga meningkatkan operasi militer sejak Gaza dinyatakan sebagai daerah musuh, Oktober tahun lalu. Serbuan kian gencar meski konferensi perdamaian di Annapolis, Maryland, Amerika Serikat, sudah digelar sebulan setelahnya. Hingga kini, lebih dari 130 orang tewas akibat serangan militer Israel di Gaza sejak Konferensi Annapolis.

AFP/Faisal Assegaf