Bursa Ada Kemungkinan Hentikan Perdagangan Sementara
TEMPO Interaktif, Jakarta:Penurunan indeks yang cukup signifikan pada hari ini (22/1) membuka peluang bagi otoritas bursa dan pasar modal Indonesia untuk membekukan perdagangan.
"Kalau indeks sudah turun pada kisaran tertentu BEI akan melaporkannya pada otoritas pasar modal (Bapepam). Jika sudah mendapat persetujuan maka BEI dapat membekukan perdagangan saham," ujar Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Erry Firmansyah dalam konferensi persnya, siang ini.
Pada penutupan perdagangan sesi pertama indeks turun 226,234 poin (9,10 persen). Penurunan ini merupakan terbesar setelah kejadian bom Bali pada 2002 silam.
Erry mengungkapkan, freezing bisa dilakukan dari satu jam hingga satu hari. "Semua tergantung kebutuhan," tuturnya.
Penurunan indeks saat ini dipicu oleh kekhawatiran resesi di Amerika Serikat. Indeks Hangseng turun 8,04 persen. Nikkei Jepang turun 5,54 persen.
l Sorta Tobing
Komentar (0)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Editor's Choice
- Tiga Bandara Berpotensi Terkena Dampak Kabut Asap
- BMKG Batam: Asap Kebakaran Hutan Makin Pekat
- Twitter Akuisisi Startup Spindle
- Cara Foto: Superman Membentuk Ototnya
- Tantangan Jokowi-Ahok Buat Lurah-Camat-Wali Kota
- Kabut Asap di Singapura Diprediksi Bertahan Lama
- DPR Khawatir Pemerintah Ragu Naikkan Harga BBM



