Seorang Mahasiswa Diculik
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Seorang mahasiswa sebuah universitas di Jakarta, Probo Pramono Muliadi, 19 tahun, diculik sekelompok orang tak dikenal. Mereka meminta tebusan Rp 300 juta. Namun pelaku melepas korban setelah keluarga korban tak kunjung menyetor uang tebusan.
Ayah Probo, Sutarno Muliadi, 49 tahun, melaporkan penculikan anaknya ke Polda Metro Jaya kemarin pagi. Kepada polisi, Sutarno mengaku menerima telepon dari seorang pria yang mengatakan bahwa Probo diculik, kemarin.
Pria itu meminta Sutarno menyetor uang tebusan Rp 300 juta dengan cara mentransfer ke sebuah rekening. Malamnya, pelaku kembali menghubungi dan mengatakan sedang menganiaya Probo karena Sutarno tak kunjung mentransfer uang tebusan. Sutarno mengatakan kepada penculik dirinya tak punya uang.
Menurut Sutarno, Probo meninggalkan rumah di Jalan Kemurnian VI Nomor 57, RT 3 RW 5, Glodok, Tamansari, Jakarta Barat Senin pagi untuk pergi ke kampusnya.
Berdasarkan laporan Sutarno, polisi melacak keberadaan Probo. Namun, Selasa malam sekitar pukul 20.00, para penculik melepas Probo di Jalan Citayam, Depok. "Sepertinya mereka merasa dikejar polisi," kata Kepala Satuan Kejahatan dengan Kekerasan, Ajun Komisaris Besar Fadil Imran di Jakarta hari ini. Meski Probo selamat, polisi masih memburu pelakunya.
IBNU RUSYDI
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Dortmund Vs Bayern: Final Komplet Buat Klopp
- Ahok: KJS Baru Jalan Sudah 'Diributin'
- Roy Suryo Buka Kompetisi Surfing di Pulau Merah
- Begini Sukotjo Antar Duit Rp 2 Miliar ke Djoko
- Pecat Stramaccioni, Inter Tunjuk Mazzarri
- FOTO: Jessica Alba Tampil Glamor di Singapura
- Ke Luar Angkasa Bareng DiCaprio Habiskan Rp 14,5 M
Berita Utama Metro
- Akan Diinterpelasi Soal KJS, Jokowi: Siap Grak!
- Lulus 100 Persen, Siswa SMAN 8 Ingin Traktir Guru
- Jokowi: Pejabat Dilarang Menerima dan Menjanjikan
- Jokowi: Rumah Dinas Lurah dan Camat Akan Dicabut
- Jakarta Bakal Punya Pedestrian Melayang
- Istri Perwira Polisi Dirampok di Tol Jagorawi
- Penyewa Rusun Marunda Bayar Rp 700 Ribu Per Bulan













